• back to menu

    SELAMAT DATANG

    Perpustakaan Kebun Raya "Eka Karya " Bali

    Sebagai salah satu sarana penunjang kinerja Lembaga dan sebagai rujukan Penelitian , Perpustakaan Kebun Raya Bali memiliki peran cukup strategis dalam penyediaan informasi perkembangan ilmu pengetahuan bagi pengguna.

    read more about us

    Latest News

    06
    Feb

    BKN Proaktif Wujudkan Jaminan Kesehatan dan Pensiun PNS

    Jakarta-Humas BKN, Sebagai aparatur negara, PNS perlu mendapat skema dan sistem jaminan kesehatan dan jaminan pensiun yang lebih jelas dan menguntungkan. Untuk itu, sebagai instansi yang membina dan menyelenggarakan Manajemen Kepegawaian di berbagai instansi pemerintah, Badan Kepegawaian Negara (BKN) pun harus kian proaktif

    read more about us
    03
    Feb

    Belum Jaminan Remunerasi 27 Instansi Cair Tahun Ini

    JAKARTA - Sebanyak 27 kementerian/lembaga ditetapkan menerima tunjangan kinerja atau remunerasi di akhir 2013 lalu.Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) berharap seluruh PNS di lingkungan kementerian/lembaga itu tidak senang dulu

    read more about us
    30
    Jan

    Pegawai Kontrak Ditempatkan di Jabatan Fungsional

    JAKARTA--Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (WamenPAN-RB) Eko Prasojo mengungkapkan, seiring diundangkannya Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN)

    read more about us
    30
    Jan

    Promosi Terbuka Hilangkan Sistem Putra Mahkota

    JAKARTA--Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi terus mengimbau seluruh instansi baik pusat maupun daerah untuk melaksanakan sistim promosi terbuka dalam menempatkan aparaturnya di suatu jabatan.Dengan sistim tersebut

    read more about us
    30
    Jan

    Gaji PNS akan Diintegrasikan dalam Satu Sistem

    JAKARTA – Diterimanya tunjangan kinerja oleh pegawai di 27 Kementerian/Lembaga di penghujung tahun 2013 lalu tentu sangat menggembirakan. Tetapi jangan terlalu gembira, karena setiap pegawai harus mampu berkinerja sesuai dengan target-target yang ditetapkan di awal tahun

    read more about us
    27
    Jan

    Gaji PNS Bakal Dipotong 2,5 Persen untuk Taperum

    JAKARTA--Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan Pegawai Negeri Sipil (Bapertarum PNS) meluncurkan fasilitas layanan akun individu atau individual account Tabungan Perumahan (Taperum) bagi para abdi negara.Adanya fasilitas tersebut akan mempermudah para PNS untuk mengakses jumlah Taperum yang dimiliki secara online,

    read more about us
    30
    April

    LIPI Memburu Begonia di Halmahera

    Tabanan, Kompas - Tim peneliti Kebun Raya Eka Karya Bali bersiap mengeksplorasi Halmahera, Maluku, Mei 2013. Eksplorasi hutan itu untuk mencari jenis baru tanaman begonia.

    read more about us

    29
    April

    Begonia Yang Indah dan Berkhasiat

    KOMPAS.com - Sebanyak 313 jenis begonia koleksi Kebun Raya Eka Karya Bedugul, Bali, kini jadi yang terlengkap di dunia dan mudah dinikmati di sebuah Taman Begonia seluas 700 meter persegi. Begonia satu-satunya tumbuhan dengan daun tak simetris, sekaligus tanaman hias yang belum banyak dilirik.

    read more about us

    05
    Sept

    Studi Banding Perpustakaan IKIP PGRI Denpasar Ke Kebun Raya Bali

    Perpustakaan merupakan salah satu fasilitas penunjang bertambahnya wawasan dan keilmuan seseorang. Budaya membaca masyarakat Indonesia juga semakin meningkat, sehingga peran perpustakaan menjadi penting dalam setiap lembaga maupun instansi. UPT Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya ?Eka Karya? Bali-LIPI sebagai salah satu instansi pemerintah pelayan publik juga terus meningkatkan kemampuan sesuai dengan Tupoksi-nya, salah satunya dengan penerapan program perpustakaan digital (e-library).

    read more about us

    Librarian

    Nur Rizzal Rosiyan.A.Md

    Lulusan Diploma III Perpustakaan dan Informasi Universitas Diponegoro, Mengabdikan Diri Menjadi Pustakawan di UPT Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya "Eka Karya" Bali - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Sejak Desember 2009.

  • back to menu

    Service Overview

    Layanan Sirkulasi (Peminjaman, Pengembalian, dan Reservasi Bahan Pustaka)

    merupakan pelayanan peminjaman dan pengembalian bahan perpustakaan. Peminjaman Bahan Pustaka hanya diberikan kepada anggota perpustakaan yaitu para staff Kebun Raya "Eka Karya" Bali - LIPI.

    aturan layanan Sirkulasi


    Katalog Digital

    Layanan Pencarian Bahan Pustaka Melalui Web service (OPAC) dan bisa membaca bahan pustaka yg tersedia Di Perpustakaan.


    Layanan Penyebaran Informasi

    Memberikan Informasi Berupa Lembaran Kertas ataupun Pesan Elektronik Mengenai Informasi Terbaru .


    Layanan Fotokopi


    Konsultasi Perpustakaan

    Memberikan Bimbingan, Pelatihan ataupun Pendampingan Mengenai Perpustakaan.


    Layanan Referensi

    kegiatan pokok yang dilakukan di perpustakaan yang khusus melayankan/menyajikan koleksi referensi kepada para pemakai/pengunjung perpustakaan.

    Opening Hours

      Monday - thursday :

      Open : 07.00 AM Break : 12.00 - 13.00 PM Close : 15.30 PM friday :

      Open : 06.30 AM Break : 12.00 - 13.00 PM Close : 15.00 PM Collections:

      We have many types of collections in our library, range from Fictions to Sciences Material, from printed material to digital collections such CD-ROM, CD, VCD and DVD. We also collect daily serials publications such as newspaper and also monthly serials such as magazines. Library Membership To be able to loan our library collections, you must first become library member. There is terms and conditions that you must obey. Perpustakaan Kebun Raya "Eka Karya" Bali

  • back to menu

    Perpustakaan Kebun Raya Indonesia

    Perpustakaan Kebun Raya Bali

    Katalog Digital Perpustakaan UPT Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya "Eka Karya" Bali - LIPI bisa di Akses di sini

    Katalog Karya Tulis Ilmiah

    Katalog Digital Karya Tulis Ilmiah Perpustakaan UPT Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya "Eka Karya" Bali - LIPI bisa di Akses di sini

    Perpustakaan Kebun Raya Purwodadi

    Perpustakaan Kebun Raya Purwodadi .

    Katalog Bersama Kebun Raya Indonesia

    Katalog Bersama Perpustakaan Kebun Raya Indonesia ( Kebun Raya Bogor, Kebun Raya Cibodas, kebun Raya Bali, Dan Kebun Raya Purwodadi. Bisa Di akses ke sini

    Perpustakaan Kebun Raya Bogor

    Perpustakaan Kebun Raya Bogor Merupakan Perpustakaan Pusat kebun Raya Indonesia, terdapat Buku - Buku Tua mengenai Botani

    Perpustakaan Kebun Raya Cibodas

    Perpustakaan Kebun Raya Cibodas berada di kawasan gunung gedhe Pangrango.

  • back to menu

    Our Location

    Perpustakaan Kebun Raya "Eka Kaya" Bali

    Candikuning,Baturiti,
    Tabanan, Bali 82191
    Phone: (0368) 2033211
    Fax: (0368) 2033171
    E-mail: Admin@perpustakaankrbali.com

    Contact Form













  • back to menu
  • back to menu

    More

    Perpustakaan Kebun Raya "Eka Karya" Bali

    Sebagai salah satu sarana penunjang kinerja Lembaga dan sebagai rujukan Penelitian , Perpustakaan Kebun Raya Bali memiliki peran cukup strategis dalam penyediaan informasi perkembangan ilmu pengetahuan bagi pengguna. Perpustakaan Kebun Raya Bali menggunakan aplikasi open source SENAYAN LIBRARY MANAGEMENT SYSTIM (SLIMS) sebagai Online Catalog Acess Public (OPAC) dan sebagai aplikasi perpustakaan digital. Selamat memanfaatkan sumber informasi yang tersedia.

  • back to menu

    Pegawai Kontrak Ditempatkan di Jabatan Fungsional


    JAKARTA--Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (WamenPAN-RB) Eko Prasojo mengungkapkan, seiring diundangkannya Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), ke depan jabatan fungsional akan diisi sepenuhnya oleh Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Sekitar 30 sampai 40 persen PNS disiapkan untuk mengisi jabatan struktural


    "Setiap pimpinan instansi pemerintah diminta mempersiapkan jabatan fungsional, standar kompetensi, pola karir, agar pegawai lebih termotivasi," ujar Eko di kantornya, Jakarta, Kamis (30/1).Dia juga meminta para sekjen, sesmen, sestama untuk lebih berperan dalam mendorong perubahan dalam reformasi birokrasi. Diakuinya tidak mudah mengubah kultur. Karenanya, harus dipimpin langsung oleh pimpinan yang berkomitmen."Rangkaian gerbong reformasi birokrasi akan berhasil kalau pelayanan publik meningkat, terjadi efisiensi belanja pegawai, dan berorientasi pada manajemen kinerja yang sesungguhnya," ucapnya.


    Eko juga mengajak setiap K/L untuk menciptakan produk-produk unggulan pelayanan publik, untuk membuktikan bahwa reformasi birokrasi benar-benar membawa perubahan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (esy/jpnn)


    http://www.jpnn.com/read/2014/01/30/213989/Pegawai-Kontrak-Ditempatkan-di-Jabatan-Fungsional-#


    Kamis, 30 Januari 2014 , 20:11:00

  • back to menu

    Promosi Terbuka Hilangkan Sistem Putra Mahkota


    JAKARTA--Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi terus mengimbau seluruh instansi baik pusat maupun daerah untuk melaksanakan sistim promosi terbuka dalam menempatkan aparaturnya di suatu jabatan.Dengan sistim tersebut, seorang pegawai yang berkompeten di bidangnya mampu berpindah dari instansi daerah ke pusat, ataupun sebaliknya.


    “Kita akan menyingkirkan sistim putra mahkota dalam pelaksanaan reformasi birokrasi. Jadi semua orang yang berkompeten bisa mengikuti kompetisi yang adil,” ujar Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (WamenPAN-RB) Eko Prasojo di kantornya, Jakarta, Kamis (30/1).


    Dia mengimbau agar para pejabat instansi pemerintah dapat menyiapkan dan mengikuti sistem kompetisi ini sebaik-baiknya. Sebab secara psikologis masih ditemukan aparatur yang belum siap menerima sistem baru ini.“Masa transisi dari kultur sektor ke kultur nasional pastinya akan menimbulkan gejolak dan resistensi. Kita harus bersama-sama mengawasi sistem merit ini,” imbaunya. (esy/jpnn)


    http://www.jpnn.com/read/2014/01/30/213983/Promosi-Terbuka-Hilangkan-Sistem-Putra-Mahkota-


    Kamis, 30 Januari 2014 , 19:55:00

  • back to menu

    Gaji PNS Bakal Dipotong 2,5 Persen untuk Taperum


    JAKARTA--Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan Pegawai Negeri Sipil (Bapertarum PNS) meluncurkan fasilitas layanan akun individu atau individual account Tabungan Perumahan (Taperum) bagi para abdi negara.Adanya fasilitas tersebut akan mempermudah para PNS untuk mengakses jumlah Taperum yang dimiliki secara online, baik melalui website maupun handphone.Peluncuran akun individu Taperum PNS dilaksanakan secara resmi oleh Sekretaris Kementerian Perumahan Rakyat (Sesmenpera) Rildo Ananda Anwar didampingi Kepala Pelaksana Sekretariat Tetap Bapertarum PNS, Heroe Soelistiawan di Ruang Serba Guna Kantor Kemenpera, Jakarta, Senin (27/1).


    Sesmenpera Rildo Ananda Anwar mengungkapkan, dirinya menyambut baik fasilitas akun individu ini. Dengan demikian, program-program Bapertarum PNS seperti saldo Taperum dapat diketahui secara luas oleh para PNS di seluruh Indonesia.“Bapertarum PNS tahun ini memiliki program yang sangat baik yakni Akun Individu Taperum PNS. Jadi para PNS bisa mengetahui secara langsung berapa sih jumlah saldo Taperum yang mereka miliki,” ujar Sesmenpera Rildo Ananda Anwar yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas Bapertarum PNS.


    Lebih lanjut, Rildo Ananda Anwar menjelaskan, selama ini banyak PNS yang tidak mengetahui berapa jumlah uang yang terkumpul dari potongan Bapertarum PNS. Padahal, mereka juga memiliki hak untuk memanfaatkan dana Taperum tersebut untuk uang muka rumah yang ingin mereka beli.Rildo membeberkan, jumlah iuran Taperum PNS selama ini memang belum mencukupi apabila digunakan untuk uang muka rumah.


    Sebab, berdasarkan Kepres Nomor 46 Tahun 1994, sejak 1 Januari 1993 setiap PNS (non TNI/ Polri/ Kemhan) diwajibkan setiap bulan hanya memberikan iuran dari gajinya sebesar Rp 3.000 untuk golongan I, Rp 5.000 (golongan II), Rp 7.000 (golongan III) dan Rp 10.000 (golongan IV).


    "Saya bekerja sebagai PNS selama 28 tahun dan saat ini golongan IV/e saja baru memiliki Taperum sekitar Rp 2,4 juta sehingga sangat kurang untuk uang muka. Oleh karena itu, saat ini pemerintah tengah menggodok Keppres yang mengubah iuran Taperum sebesar 2,5 persen dari gaji PNS," terangnya.Jika hal itu terlaksana, diharapkan setiap PNS yang belum memiliki rumah bisa memanfaatkan Taperum dengan jumlah pinjaman yang lebih banyak. Sedangkan bagi mereka yang memiliki golongan yang tinggi juga bisa mensubsidi PNS yang masih memiliki golongan yang rendah.“Saat ini masih dalam pembahasan interdep pembahasan masalah kenaikan iuran Taperum PNS menjadi 2,5 persen dari gaji. Jika hal itu terwujud, maka dana Taperum PNS bisa lebih banyak,” tandasnya. (esy/jpnn)


    http://www.jpnn.com/read/2014/01/27/213298/Gaji-PNS-Bakal-Dipotong-2,5-Persen-untuk-Taperum-


    Senin, 27 Januari 2014 , 16:49:00

  • back to menu

    Belum Jaminan Remunerasi 27 Instansi Cair Tahun Ini


    JAKARTA - Sebanyak 27 kementerian/lembaga ditetapkan menerima tunjangan kinerja atau remunerasi di akhir 2013 lalu.Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) berharap seluruh PNS di lingkungan kementerian/lembaga itu tidak senang dulu. Karena belum ada jaminan remunerasi akan cair tahun ini.Wamen PAN-RB Eko Prasojo mengatakan, tunjangan kinerja di instansi yang baru beberapa bulan ditetapkan menerima remunerasi itu bisa berkurang atau menghilang."Tunjangan kinerja dibayarkan sesuai dengan kinerja aparatur atau PNS di masing-masing instansi," papar Eko kemarin.


    Eko menegaskan saat ini sudah ada Unang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN). Dalam undang-undang itu diatur bahwa tunjangan kinerja dikaitkan dengan performance base (berbasis performa atau kinerja). Jadi antara satu PNS dengan PNS lainnya di kementerian/lembaga yang sama, tunjangan kinerja yang diterima bisa berbeda-beda.Ke depan guru besar Universitas Indonesia (UI) itu menjelaskan bahwa pengukuran untuk pembayaran tunjangan kinerja diintegrasikan dengan sistem kompensasi yang berbasis pada sejumlah kriteria. Diantaranya adalah beban kerja, resiko pekerjaan, dan capaian kinerja PNS tertentu.


    Selama ini aturan dalam pemberian tunjangan kinerja atau remunerasi belum dikaitkan dengan capaian kinerja. Pembayaran hanya dikaitkan dengan grade atau tingkatan jabatan PNS tertentu. Jadi untuk sejumlah PNS yang berada di grade sama, akan mendapatkan tunjangan kinerja sama. Terlepas dari seperti apa kinerja mereka.Selain mengevaluasi sistem pembayaran remunerasi, Kemen PAN-RB juga akan mengubah peraturan pemerintah mengenai sistem penggajian PNS. Dalam perubahan itu nantinya akan diatur kembali jumlah honor yang bakal diterima PNS. Baik itu honor rutin bulanan atau yang dibayar setiap ada kegiatan. Pemerintah juga akan membatasi besaran honor bulanan yang dapat diterima pegawai, karena sudah ada tunjangan kinerja.


    "Jadi nantinya tunjangan kinerja tidak untuk mendapatkan dana baru melalui APBN setiap tahunnya," papar Eko. Tetapi didapat dari hasil efisiensi anggaran di masing-masing kementerian atau lembaga. Semakin besar efisiensi yang dihasilkan, maka anggaran untuk membayar tunjangan kinerja bakal semakin besar.Dia menegaskan bahwa pemberian tunjangan kinerja yang terkait dengan reformasi birokrasi harus dimaknai sebagai perubahan kinerja secara nyata. "Tunjangan kinerja merupakan insentif bagi pegawia untuk melaukan perubahan-perubahan kinerjanya," ujarnya.


    Dengan penetapan 27 kementerian/lembaga tadi, maka secara keseluruhan instansi yang mendapatkan tunjangan kinerja atau remunerasi berjumlah 63 unit. Diantara instansi yang baru ditetapkan menerima tunjangan kinerja tahun lalu adalah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) . Sedangkan pada 2014 ini, dijadwalkan akan ada empat instansi pemerintah pusat yang akan menyusun untuk mendapatkan tunjangan kinerja. Yakni Setjen DPR, Badan Informasi Geospasial, Badan Pertanahan Nasional (BPN), dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)


    Instansi lain yang diusulkan tahun ini adalah, Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian BUMN, Kementerian Agama, Kemenpora, Setjen DPD, dan Setjen Komisi Yudisial. Sebelum ditetapkan, seluruh instansi ini harus menyelesaikan job grading masing-masing terlebih dahulu. Sedangkan instansi yang belum mengajukan usulan reformasi birokrasi hingga akhir 2013 adalah, Komnas HAM, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Setjen MPR. (wan)


    http://www.jpnn.com/read/2014/02/03/214525/Belum-Jaminan-Remunerasi-27-Instansi-Cair-Tahun-Ini-


    Senin, 03 Februari 2014 , 05:40:00

  • back to menu

    More

    Perpustakaan UPT Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya "Eka Karya" Bali-LIPI menerima kunjungan dari staf Perpustakaan IKIP PGRI Denpasar beserta tim dari Lembaga Bahasa Kemendiknas serta Badan Arsip dan Perpustakaan Provinsi Bali pada hari Selasa, 17 April 2012. Kunjungan dari IKIP PGRI diwakili oleh Drs. I Wayan Metaram, I Gede Putu Wisnu Saputra dan Ketut Rantha, dari Lembaga Bahasa diwakili oleh Sony dan Made Beratha, sedangkan wakil dari Badan Arsip dan Perpustakaan Provinsi Bali oleh Ni Wayan Sukertani, S.Sos dan Drs. I Nyoman Ratmandja. Rombongan diterima oleh oleh Wawan Sujarwo, M.P. selaku Koordinator Jasa dan Informasi Kebun Raya Bali. Kunjungan ini dalam rangka studi banding yang dilakukan oleh Perpustakaan IKIP PGRI terhadap Perpustakaan Kebun Raya Bali. Tim Perpustakaan IKIP PGRI ingin mengetahui lebih detail mengenai Program Perpustakaan Digital yang telah dilakukan oleh Kebun Raya Bali, yang meliputi informasi mengenai automasi dan pembuatan katalog digital oleh Perpustakaan Kebun Raya Bali termasuk fasilitasfasilitas yang ada pada program tersebut untuk menunjang pelayanan perpustakaan. Tim Perpustakaan IKIP PGRI diberi kesempatan untuk mengetahui serta mencoba fasilitas yang ada. Staf Perpustakaan Kebun Raya Bali juga memaparkan mengenai ?Library Management System? yang diterapkan oleh Kebun Raya Bali saat ini. Di samping itu, dipaparkan juga tentang hasil- hasil yang dapat diperoleh dengan mengunakan Program SLIMS, seperti kemudahan dalam pencarian bahan pustaka. (Nur Rizzal Rosiyan)

  • back to menu

    More

    Kebun Raya Eka Karya memiliki koleksi begonia terlengkap di dunia, sebanyak 313 jenis (100 alam, 213 hasil silangan). Secara fisik, begonia memiliki daun tak simetris dengan corak dan warna-warni menarik. ”Kami harap menemukan begonia yang belum terdefinisi atau belum dikoleksi,” kata peneliti begonia Kebun Raya Bali, Kadek Rosi Undaharta, di Bedugul, Tabanan, Bali, akhir pekan lalu. Eksplorasi hutan rutin dilakukan tim peneliti kebun raya milik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) ini. Di dunia, diperkirakan ada 1.600 jenis begonia, sebanyak 200 di antaranya ada di Indonesia yang belum semuanya berhasil diidentifikasi. Menurut Rosi, setelah ditemukan dan dikumpulkan, tanaman- tanaman tersebut akan dicek lebih dulu dan didefinisikan. Untuk memublikasikannya butuh waktu satu tahun. Kebun Raya Bali berada di kawasan Bedugul yang sejuk pada ketinggian 1.250 meter di atas permukaan laut (mdpl). Tak jauh dari kebun raya terdapat Danau Bedugul. Muntadliroh dari bagian Humas Kebun Raya Bali menyebutkan, kebun raya itu khusus untuk konservasi tanaman dari kawasan timur Indonesia. Kawasan timur Indonesia yang dimaksud adalah dari wilayah Bali ke timur. ”Kami juga mereintroduksi tanaman hias. Jadi, tanaman hias dibudidayakan. Hasilnya, sebagian disumbangkan ke daerah asal atau lahan kritis,” kata Muntadliroh. Saat ini Kebun Raya Eka Karya Bali kerap dikunjungi wisatawan domestik dan mancanegara. Titik utama yang ramai dikunjungi wisatawan adalah area tanaman paku-pakuan dan kaktus. Selain itu, patung Kumbakarna di area kebun raya juga kerap dikunjungi. (IDR/NIK) kompas cetak Selasa, 30 April 2013 Hal 12 http://sains.kompas.com/read/2013/04/30/09223778/LIPI.Memburu.Begonia.di.Halmahera

  • back to menu

    More


    Begonia (Begoniaceae) sebagai tanaman hias memang belum populer di Indonesia. Namun, tanaman ini diminati di beberapa negara sampai-sampai banyak terbentuk asosiasi penggemar begonia,” kata Hartutiningsih, peneliti begonia pada Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), awal April 2013, di Kebun Raya Eka Karya Bedugul, Bali. Ciri-ciri spesifik helai daun yang tak simetris (begoniifolia) menjadi salah satu eksotisme begonia, selain corak dan warna-warninya. Begonia alam tumbuh liar di habitat berair seperti sekitar sungai. Beraneka jenis begonia juga mudah dijumpai di sekitar air terjun. Keragaman begonia di dunia diperkirakan ada 1.600 jenis, tersebar di kawasan tropis dan subtropis. Menurut Hartutiningsih, di Indonesia terdapat lebih dari 200 jenis begonia. Begonia alam diketahui di Pulau Jawa ada 15 jenis, Sumatera (35), Kalimantan (40, Sulawesi (20), dan Papua (70). Begonia alam tumbuh di hutan tropis basah pada dataran rendah hingga pegunungan 2.400 meter di atas permukaan laut. Pengoleksian


    Pengoleksian begonia di Eka Karya diawali tahun 2001. Usaha 8 tahun itu menjadikan koleksi Kebun Raya berketinggian 1.250 mdpl itu terlengkap di dunia. ”Bukan kami yang menyatakan koleksi begonia ini terlengkap di dunia,” kata Hartutiningsih. Berdasar tulisan Hoover (2008) pada World Center of Begonia, Kebun Raya Bali memiliki koleksi begonia terlengkap di dunia. Di Eka Karya, pengoleksian begonia diawali dari lima jenis saja. Demi meningkatkan jumlah koleksi, antara lain dilakukan eksplorasi flora ke sejumlah pulau dan pertukaran biji dengan kebun raya lain. Kebun raya itu di antaranya Jardin Botanic Garden (BG), Perancis; Glassgow BG, Skotlandia; Queen Sirikit BG, Thailand; Tubingen BG, Jerman; American Begonia Society Tonkawa, Amerika Serikat; dan New England Tropical Conservatory, Inggris. Dari 313 koleksi begonia, terbagi 100 jenis begonia alam dan 213 jenis begonia eksotik sebagai hasil persilangan. Penambahan koleksi terbanyak terjadi pada periode 2006-2009 dari eksplorasi di Pulau Sulawesi dan Papua. Di Papua, eksplorasi dilakukan di Cagar Alam Pulau Batanta Barat, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat. Hasil deskripsi ilmiah, hingga kini diketahui 20 jenis baru yang dipublikasikan pada jurnal-jurnal internasional. Jenis lain masih banyak yang belum dideskripsikan ilmiah. Penelitian kawin silang juga dilakukan untuk menghasilkan jenis begonia baru dengan penampilan fisik menarik dan lebih baik dari induknya, unik, serta mempunyai daya tahan lebih kuat. Perkawinan silang dilakukan dengan penyerbukan silang. Begonia umumnya menyerbuk sendiri. Tahun 2005, Hartutiningsih menyilangkan Begonia acetosa dan Begonia listada. Kultivar baru diberi nama begonia Tuti Siregar. ”Tuti” panggilan Hartutiningsih, sedangkan ”Siregar” nama suaminya, Mustaid Siregar, Kepala Kebun Raya Bogor. Kultivar baru ini sudah terdaftar di American Begonia Society. Persilangan buatan dilanjutkan tahun 2007, antara bunga betina Begonia puspitae dan bunga jantan Begonia pasamanensis yang menghasilkan begonia Lovely Jo. Daunnya unik berbentuk bulat telur melebar seperti jantung hati (love), asimetris, berwarna hijau muda, dan berambut. Jenis baru itu mendapat Hak Perlindungan Varietas Tanaman (PVT) dari Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian, Kementerian Pertanian. Tahun 2013, dijadwalkan Uji BUSS berupa Kebaruan, Keunikan, Keseragaman, dan Kestabilan. Tanaman obat


    Kekhasan begonia menjadikannya tanaman hias potensial. Beberapa di antaranya malah berpotensi jadi tanaman obat. Menurut Hartutiningsih, saat ini masih dikerjakan penelitian beberapa jenis begonia sebagai tanaman obat yang diduga dapat menyembuhkan beberapa penyakit. Penyakit itu di antaranya demam dan penyakit kelamin sipilis. Ada juga yang mengandung zat pencahar atau obat sakit perut. Begonia glabra diduga berkhasiat sebagai obat penyembuh luka baru. Daun, batang, dan bunganya mengandung saponin. Daunnya mengandung tanin, sedangkan batang dan bunganya mengandung flavonoida dan polifenol. Begonia fimbristipula berkhasiat menurunkan panas/demam, sebagai obat batuk, dan obat sakit pada waktu datang bulan. Jenis ini pula yang sudah diolah menjadi minuman segar berupa teh agak pahit dari China. Begonia multangula dan Begonia robusta dengan nama lokal hariang dipakai masyarakat Sunda di Jawa Barat sebagai pengganti asam untuk sayur. Begonia baliensis Girmansyah sumber obat tradisional untuk menghilangkan batuk dan melegakan tenggorokan. Itu mengandung senyawa aktif yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri Bacillus subtilis dan Pseudomonas aeruginosa. Tak hanya eksotis. Begonia pun menyimpan banyak manfaat lain. Ilmu pengetahuan yang bisa mengungkap itu.


    kompas cetak Selasa, 29 April 2013


    http://sains.kompas.com/read/2013/04/29/09362443/Begonia.yang.Indah.dan.Berkhasiat

  • back to menu

    BKN Proaktif Wujudkan Jaminan Kesehatan dan Pensiun PNS


    Jakarta-Humas BKN, Sebagai aparatur negara, PNS perlu mendapat skema dan sistem jaminan kesehatan dan jaminan pensiun yang lebih jelas dan menguntungkan. Untuk itu, sebagai instansi yang membina dan menyelenggarakan Manajemen Kepegawaian di berbagai instansi pemerintah, Badan Kepegawaian Negara (BKN) pun harus kian proaktif berusaha mewujudkannya, termasuk upaya mewujudkan Single Salary System (Sistem Penggajian Tunggal). Arahan ini disampaikan Wakil Kepala Bima Haria Wibisana tatkala membuka pembahasan Jaminan Kesehatan di Era Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di Aula BKN Pusat Jakarta, Rabu (5/2). Ikut hadir dalam kegiatan ini Deputi Bidang Bina Kindang S.Kuspriyomurdono, Direktur Gaji dan Kesejahteraan Syuhadhak, dan Direktur Pemasaran dan Pelayanan PelangganAsuransi InHealth Indonesia Wahyu Handoko.


    Sementara, S.Kuspriyomurdono menekankan bahwa guna menyajikan layanan prima kepada masyarakat, para pegawai membutuhkan kesehatan yang optimal. Dengan demikian, selayaknya para pegawai berupaya menjaga kesehatan diri dan lingkungannya dengan baik.


    Pada kesempatan yang sama, Wahyu Handoko menjelaskan bahwa berdasarkan pasal 24 Peraturan Presiden No.12/2003 tentang Jaminan Kesehatan, peserta BPJS yang menginginkan kelas perawatan yang lebih tinggi dari haknya diperkenankan mengikuti asuransi kesehatan tambahan. Terkait hal ini, InHealth sebagai perusahaan yang dilahirkan PT.Askes terus berupaya memberikan solusi jaminan pelayanan kesehatan dengan mutu yang tinggi dan biaya terkendali. (aman-kiswanto)


    Submber : http://www.bkn.go.id/in/berita/2667-bkn-proaktif-wujudkan-jaminan-kesehatan-dan-pensiun-pns.html

  • back to menu

    Gaji PNS akan Diintegrasikan dalam Satu Sistem


    JAKARTA – Diterimanya tunjangan kinerja oleh pegawai di 27 Kementerian/Lembaga di penghujung tahun 2013 lalu tentu sangat menggembirakan. Tetapi jangan terlalu gembira, karena setiap pegawai harus mampu berkinerja sesuai dengan target-target yang ditetapkan di awal tahun. Tanpa itu, bukan mustahil tunjangan kinerjanya pun berkurang.


    Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Eko Prasojo mengatakan, dengan diundangkannya UU tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), maka tunjangan kinerja dikaitkan dengan performance base. “Kelak akan diintegrasikan dalam sistem kompensasi yang berbasis pada beban, resiko dan capaian kinerja,” ujarnya dalam Forum Knowledge Sharing, yang diikuti oleh 27 Kementerian/Lembaga yang sudah masuk dalam scheme reformasi birokrasi, di Kementerian PANRB, Kamis (29/01).


    Seperti diberitakan sebelumnya, dengan bertambahnya 27 kementerian/ lembaga (K/L) mendapat tunjangan kinerja, saat ini jumlah K/L yang sudah melaksanakan reformasi birokrasi dan mendapatkan tunjangan kinerja sudah mencapai 63 K/L. Selain itu, ada 4 K/L yang sudah siap untuk diajukan tahun 2014 ini, yakni Setjen DPR, Badan Informasi Geospasial, Badan Pertanahan Nasional, dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana.


    Selain itu, ada K/L yang akan diajukan pada tahun ini juga, tetapi harus menyelesaikan job grading terlebih dahulu, yakni Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian BUMN, Kemenetrian Agama, Kemenpora, Setjen DPD, dan Setjen Komisi Yudisial. Adapun K/L yang belum mengajukan usulan reformasi birokrasi hingga akhir tahun 2013 lalu, masih ada tiga, yakni Komnas HAM, Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan Setjen MPR.


    Wamen mengungkapkan, seiring dengan perjalanan reformasi birokrasi, kini pihaknya tengah menyusun perubahan peraturan pemerintah mengenai sistem penggajian. Tahun 2014 ini pemerintah telah mengatur kembali jumlah honor yang diterima PNS, baik bulanan atau kegiatan. Pemerintah juga membatasi besaran honor bulanan yang dapat diterima pegawai. “Kami sedang mengkaji efisiensi yang akan diperoleh pada sistem baru. Jadi nanti tunjangan kinerja tidak untuk mendapat dana baru melalui APBN, tetapi diambil dari hasil efisiensi anggaran,” ujarnya.


    Ditegaskan, reformasi birokrasi harus dimaknai sebagai perubahan yang nyata, baik menyangkut proses maupun hasil atau result dari perubahan itu. Reformasi birokrasi tidak sekadar memenuhi dokumen yg dipersyaratkan untuk mendapatkan tunjangan kinerja. “Tunjangan kinerja merupakan insentif bagi pegawai untuk melakukan perubahan-perubahan,” imbuh Guru Besar FISIP UI ini.


    Menurut Eko Prasojo, peran Sekjen, Sesmen, Sestama sangat penting untuk mendorong perubahan dalam reformasi birokrasi. Diakui juga bahwa tidak mudah mengubah kultur. Karenanya, harus dipimpin langsung oleh pimpinan yg berkomitmen. Ditambahkan, rangkaian gerbong reformasi birokrasi akan berhasil kalau pelayanan publik meningkat, terjadi efisiensi belanja pegawai, dan berorientasi pada manajemen kinerja yang sesungguhnya. Wamen juga mengajak setiap K/L untuk menciptakan produk-produk unggulan pelayanan publik, untuk membuktikan bahwa reformasi birokrasi benar-benar membawa perubahan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


    Diingatkan juga, seiring diundnagkan dan segera berlakunya UU No. 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), kedepan jabatan fungsional akan diisi sepenuhnya oleh Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Sekitar 30-40% PNS disiapkan untuk mengisi jabatan struktural. Karena itu setiap pimpinan instansi pemerintah diminta mempersiapkan jabatan fungsional, standar kompetensi, pola karir, agar pegawai lebih termotivasi. (bby/ags/HUMAS MENPANRB)


    http://www.menpan.go.id/berita-terkini/2239-gaji-pns-akan-diintegrasikan-dalam-satu-sistem

  • back to menu

    Syarat dan Ketentuan Peminjaman dan Pengembalian Bahan Pustaka

    1. Pegawai yang akan meminjam bahan pustaka didata dan dicatat dalam FR: Formulir Peminjaman dalam database perpustakaan dengan waktu peminjaman selama 7 hari. Bagi peminjam yang terlambat mengembalikan bahan pustaka maka Dokumentalis akan menghubungi peminjam selambat – lambatnya 7 hari setelah batas waktu peminjaman .


    2. Peminjam melapor kepada Dokumentalis perpustakaan untuk mengembalikan pinjaman bahan pustaka, kemudian dicatat kembali dalam buku peminjaman kalau bahan pustaka yang dipinjam sudah dikembalikan.


    3. Saat pengembalian bahan pustaka, Dokumentalis memeriksa apakah sesuai jadwal pengembalian. Bila terjadi keterlambatan, Dokumentalis menerapkan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.


    4. Peminjaman boleh melakukan perpanjangan koleksi yang di pinjam setelah batas waktu peminjaman selesai maksimal dengan waktu peminjaman selama 7 hari maksimal 2X perpanjang


    6. Bila buku rusak, peminjam wajib mengganti ongkos perbaikan buku.


    7. Koleksi hanya boleh dipinjam Oleh Pegawai Kebun Raya "Eka Karya " Bali - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia